Sabtu, 23 Juni 2012

Lagi lagi galau! (buat yang lagi galau)

Hello pals :)
Semua orang pasti pernah merasakan galau, termasuk kita, ya kan... :D

Apa sih galau itu?
Kata yang lumayan sering dipake saat ini, untuk menggambarkan kondisi orang yang lagi stress, bingung, linglung, gusar, khawatir, bahkan kalo lagi jatuh cinta juga dibilang galau... hahaha XD

Menurut KBBI,
Galau : sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); 

Yup, Galau itu Kacau!

Kalau definisi pertama dan kedua (sibuk beramai-ramai dan ramai sekali), menurut saya sama aja intinya dengan kacau.
Misalnya aja di rumah kamu ada banyak banget orang, katakanlah saat itu lagi ada acara,  tapi rame banget gitu, yang semuanya itu sibuk banget gitu. Ada yang masak, nonton, tidur-tiduran di kamar kamu, yang ngobrol dan cerita-cerita, makan-makan, belum lagi adik-adik kecil yang berjumlah sekitar 10  orang saja sedang bermain-main di rumah kamu. Polusi suara sudah pasti.
Bayangkan betapa kacaunya rumah kamu saat itu. haha :3

Dua minggu lalu, saya dihadapkan dengan kondisi yang membuat saya galau.
Tugas lagi banyak-banyaknya, ada satu tugas yang malah deadline-nya keesokan harinya. Kesalahan saya, tidak mengerjakan tugas yang deadline-nya paling dekat, dengan sebab saya tidak terlalu suka yang hitung-hitungan, jad saya mengerjakan tugas yang lebih saya senangi dulu.
Yang jadi masalah, pada saat itu saya lagi sakit mata. Matanya merah dan sarafnya terasa tegang. Saya juga takut ngerjain tugas lagi dengan kondisi mata seperti itu, karena khawatir makin parah karena kena radiasi layar laptop. Itu artinya saya ga bisa ngerjain tugas saya, sampai mata saya sembuh!
*tidaaaaaakk #pingsan

Saya khawatir, karena tugasnya dikumpul keesokan harinya, hari jumat jam 12 siang. Sementara tugas itu baru 1/3 yang selesai. Mencoba tetap optimis, malam itu juga, setelah memberi obat pada mata, saya tidur cepat, berharap saat bangun tidur, mata saya sudah sembuh, lalu mengerjakan sesegera dan secepat mungkin, lalu mengumpulkannya tepat waktu.

Namun, yang terjadi esok harinya, perasaan saya tidak enak, langsung menuju cermin.
Yang terjadi di depan cermin adalah, sesosok wanita yang menangis melihat kenyataan bahwa matanya makin BENGKAK!
"Mataku..., tugasku..." hiks:(
*Aaaaaah
Seketika saya down. Galau. Tak tau harus bagaimana.
*itu ceritaku, apa ceritamu.. :D
Galau, erat kaitannya dengan masalah.
"masalah" itu sendiri, pikiran kitalah yang menerjemahkannya, apakah sesuatu itu merupakan masalah atau tidak.
Dan galau, adalah salah satu reaksi atau respon kita terhadap suatu masalah.

Menurut saya,  "masalah", bisa dibagi kedalam dua kategori, yaitu,
  1. Masalah yang hasilnya bisa kita kendalikan,
    hasil yang kita inginkan masih bisa kita tentukan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita, karena kita masih bisa melakukan usaha-usaha tertentu untuk meraihnya.
    misalnya, masalah tugas kuliah yang banyak, masalah kegemukan badan dsb
  2. masalah yang hasilnya tidak bisa kendalikan.
    biasanya berbentuk kekhawatiran, dan mengganggu pikiran kita, misalnya tentang "masa depan"
    atau bisa juga, sesuatu yang sedang terjadi, namun kita tidak bisa berbuat apa-apa disaat itu untuk mengendalikannya, misalnya, bencana alam atau musibah lainnya.
    Atau yang sering terjadi pada masa kini adalah masalah "hati", jatuh cinta, menderita karena perasaan dan galau......

Kedua jenis masalah tersebut, tentu menimbulkan kegalauan tertentu.
Untuk mengatasi kegalauan tersebut, mungkin bisa kita atasi dengan cara berikut:
  • Untuk masalah tipe 1:
    1. Tenangkan pikiran dan berdoa
    2. Optimis bahwa masalah tersebut mampu kita selesaikan
    3. Jadikan masalah  itu sebagai tantangan, bukan beban, dan mencoba dengan senang hati menyelesaikannya.
    4. Pikirkan dengan matang tentang usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut sebaik mungkin.
    5. jangan malas
    6. Segera lakukan usaha-usaha yang perlu dikerjakan untuk menyelesaikan masalah itu, dan jangan lupa mulailah dengan doa.
    7. Jangan menyerah sampai usaha maksimal.
    8. Tetap semangat itu perlu
    9. Disaat usaha sudah benar-benar maksimal, biasanya masalah dan galau akan pergi dengan sendirinya. Tidak percaya? coba sendiri! XD
    10. Meskipun hasilnya bisa kita kendalikan, tetap yang menentukan segalanya adalah Allah, jadi serahkan hasilnya pada Allah SWT dan ikhlas kan.
  • Untuk masalah tipe 2:
    1. Tenangkan diri dan berdoa
    2. Jangan takut ,
      kenali rasa takut itu, cari tahu apa yang kita takuti dan apa alasannya, cari alasan penguatan untuk tidak menakutinya dan coba melawannya.
    3. Percaya pada Allah SWT, bahwa Dia akan memberikan yang terbaik kepada kita.
      Perbanyak ibadah, atau zikir.
    4. Berdoa, cuma itu yang bisa kita lakukan, mohon untuk diberi yang terbaik.
    5. Lakukan apa yang bisa kita lakukan pada saat itu untuk megurangi beban pikiran kita. Toh masalahnya diluar kendali kita, hanya waktu yang menjawabnya, dan hidup harus terus berlanjut.
Melihat tips diatas, saya sendiri juga berkomentar dalam hati, meskipun saya sendiri yang membuat tipsnya, "jangankan menjalankan step-step berikutnya, untuk menenangkan pikiran aja terkadang susah". 
Memang benar rasanya, saat mencoba melawan pikiran sendiri, rasanya seperti melawan arus deras. Sangat sulit.

Lantas kita bisa melakukan hal-hal  ini untuk menenangkan pikiran:
  1. Alihkan pikiran kita, pikirkan hal lain, jangan lagi berkutat memikirkan masalah tersebut
  2. menyibukkan diri dengan kegiatan positif lain.
    misalnya, menulis, mendengarkan lagu, membaca, dsb
  3. Bila tidak mempan, lakukanlah aktivitas fisik,
    misalnya olahraga. Karena otak sulit fokus pada dua hal yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Bila kita fokus pada gerakan-gerakan tubuh, maka kita tidak akan fokus lagi pada apa yang kita pikirkan.
Demikian tips dari saya, meskipun saya sendiri juga masih "berobat jalan" dalam masalah ini.
Semoga bermanfaat. :)




17 komentar:

  1. nice :) semoga berobat jalanya cepet sembuuh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahha,, ini mah seumur hidup.. :D

      Hapus
  2. dari kemarin..mbaca tulisan tentang galau melulu..hoho..

    semoga tak galau lagi, sist

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, iya kak, ini project BSO, jd banyak yg nulis ttg ini.. :D

      Hapus
  3. Syafakillah ya dek ^^
    Kalau galau, datang lah ke kost kakak
    Xixixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahhaha, the top solution dr kakak... XD

      Hapus
  4. galau itu penting gak sih??

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm,,, terserah anda menyikapinya,,
      barangkali menjadi inspirasi lagu :D

      Hapus
  5. nice post :)
    ditunggu kunjungan baliknya yaah ,

    BalasHapus
  6. tapi kayanya setiap masalah itu bisa ada penyelesaiannya ya...
    cuma sikap kita aja yg bikin kita ragu nyelesein masalah itu, bener ga mba?? ^^d

    BalasHapus
  7. masalah itu ada kaarena kita manusia


    salam kenal
    salam solid blogger BSO

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam bloger juga.. :D
      thanks for visiting my page :)

      Hapus