Selasa, 14 Mei 2013

Unreplied Letter :')

Assalamualaikum...


Berjumpa dengan ibumu membuat aku sedih sahabat...
Dia melihatku seakan-akan melihatmu juga
pastilah aura persahabatan kita tidak lenyap meski alam berbeda
Ibumu selalu bercerita tentang kebersaman kita dulu
Jangan sedih juga ya...
Ibumu semakin anggun dan taqwa karenamu juga...


Photo profil FB mu yang terakhir foto kita berdua
Di statusmu yang terakhir kau menyesali dirimu
Tak mengingat ulang tahunku saat itu
Kau bilang dirimu sahabat macam apa
Padahal kaulah yang terbaik


Jangan tanya tentang air mata
Untukmu, aku tidak bisa menangis lagi
Aku juga tidak tau mengapa, entah kering, entah membatu tapi ini menyesakkan dada
Aku pun tahu kamu telah bahagia di taman surga
Semoga saja...

Dirimu sudah seperti saudaraku

Semua kenangan tentang kita masih tersimpan di secret box ku
Secret box-ku itu adalah yang kau buat untukku
Dari semua yang kau lakukan, aku tau aku spesial bagimu
Apalagi kau di hatiku



Kita selalu bertukar cerita, rahasia, bahkan berkeluh kesah dan mengadu
Berbagi mimpi masa depan kita
Tapi mimpimu selalu satu saja yang yang kau utarakan
Kau ingin jadi pengacara atau hakim
Untuk membela kebenaran atau menegakkan keadilan
Sementara mimpiku begitu banyak ku ceritakan
Dan kau selalu membayangi dan menggodaku tentang mimpi-mimpiku disela canda kita
Semoga Allah Mengabulkan Harapanmu Untukku itu ya sahabatku

Bahagialah engkau disana...
Ku Mohon Bahagiakan dia Ya Rabbi...
Kasihilah dia Ya Rahiim :')

*Ya Rabbi, mohon ampunilah dosanya, terimalah segala amal, ibadah, serta semua kebaikannya, setiap senyum dan keramahannya
Mohon Berikanlah dia tempat yang baik di SisiMU ya Rahman...
Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Mengenang sahabat yang baik dan setia
Alm. Repita Agustia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar